iklan cs 970x250
DAERAH

Pelaksanaan Konstatering Lahan Eks PGSD Kota Kendari Ricuh

78
×

Pelaksanaan Konstatering Lahan Eks PGSD Kota Kendari Ricuh

Sebarkan artikel ini
Personil dari Sabhara dan Brimob Polda Sultra lakukam pengamanan aksi pelaksanaan konstatering lahan eks PGSD Kendari.

Kendari – Aksi unjuk rasa penolakan terhadap pencocokan objek sengketa (konstatering) lahan Eks PGSD Kendari, Kamis (20/11/2025) di  Jalan Ahmad Yani, tepatnya lampu merah Wua-Wua, ricuh.

‎Massa yang mengatasnmakan Konsorsium Pribumi Menggugat ini sejak pagi sudah melakukan blokade jalan dengan melakukan bakar ban. Akibatnya terjadi kemacetan karena tak satui pun kendaraan baik roda dua maupun empat dapat melintas.

‎Dari pantauan di lokasi, puluhan anggota Konsorsium Pribumi Menggugat telah memusatkan diri. Mereka berupaya keras mendesak maju melintasi barikade aparat kepolisian bersama Satpol PP yang dikerahkan untuk mengawal proses konstatering oleh Pengadilan Negeri (PN) Kendari.

‎Puncak ketegangan terjadi ketika beberapa demonstran, diduga tersulut provokasi, melemparkan batu ke arah aparat keamanan. Tindakan anarkis ini sempat memicu kekacauan, namun dengan cepat diredam oleh inisiatif demonstran lainnya.

‎”Jangan melempar, jangan melempar!” teriak salah seorang koordinator massa, berupaya mencegah eskalasi kekerasan lebih lanjut.

‎Selain dari Sabhara, Polda juga menerjunkan ratusan personel Brimob. Melalui pengeras suara, aparat berulang kali menyerukan peringatan keras agar demonstran tidak bertindak anarkis dan menjaga ketertiban.

‎”Kepada masyarakat, harap kerja samanya,” seru petugas dari atas mobil taktis, mengimbau publik untuk menjauhi area konflik. (cs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *