KENDARI, Cerminsultra.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bumi Anoa.
Pernyataan ini disampaikan di sela-sela kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) VII MUI Sultra yang berlangsung di Kendari, Rabu (18/2/2026).
MUI Sultra akan selalu membangun koordinasi yang erat dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Sultra.
Sinergi ini dititik beratkan pada upaya bersama dalam mewujudkan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di seluruh pelosok Sulawesi Tenggara.
Ketua MUI Prov. Sultra, Drs. KH. Muslim, M.Si dan para tokoh agama yang hadir menegaskan pentingnya peran ulama dalam mendukung tugas kepolisian, terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kedamaian dan ketertiban.
“Kami MUI Provinsi Sulawesi Tenggara akan selalu bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Sulawesi Tenggara, dalam rangka mewujudkan Kamtibmas di Sulawesi Tenggara,” ujar Ketua MUI Prov. Sultra, Drs. KH. Muslim, M.Si bersama tokoh Agama.
Pernyataan sikap ini menjadi salah satu poin penting dalam rangkaian Musda VII MUI Sultra yang mengusung tema penguatan fungsi kemitraan untuk mewujudkan Sulawesi Tenggara yang aman, sejahtera, dan religius.
Dengan komitmen ini, diharapkan hubungan antara ulama dan pemerintah di Sulawesi Tenggara semakin harmonis, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah melalui pendekatan yang humanis dan religius. (Cs)






