iklan cs 970x250
DAERAH

Formakom Sultra dan Brigade Manguni Sulut Siap Berkolaborasi Lestarikan Budaya Sulawesi

274
×

Formakom Sultra dan Brigade Manguni Sulut Siap Berkolaborasi Lestarikan Budaya Sulawesi

Sebarkan artikel ini
Formakom Indonesia dan Brigade Manguni Indonesia

KONAWE, Cerminsultra.com – Dua organisasi adat besar, Tamalaki Forum Masyarakat Adat Konawe Mekongga Indonesia (Formakom Indonesia) Sulawesi Tenggara dan Brigade Manguni Indonesia (BMI) Sulawesi Utara, secara resmi menyatakan komitmennya membangun komunikasi intensif serta berkolaborasi dalam menjaga marwah budaya leluhur.

Langkah strategis ini diinisiasi oleh Ketua Umum Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara (AMBA SULTRA), Stenly Diover. Gagasan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat pemuda-pemudi di seluruh jazirah Sulawesi melalui wadah Jong Celebes Indonesia (JSI).

“Wadah ini diproyeksikan menjadi ruang silaturahmi sekaligus jembatan komunikasi dan kolaborasi lintas wilayah di Pulau Sulawesi,” kata Stenly, Sabtu (4/4/2026).

Sebagai langkah konkret, AMBA Sultra telah membangun komunikasi intensif dengan sejumlah tokoh kunci organisasi adat, diantaranya:

1. Ponggawa Irfan Konggoasa: Panglima Tamalaki Formakom Indonesia.

2. Tonaas Fadly Ruaw: Panglima Komando Ops/Strategi Brigade Manguni Indonesia.

3. Tonaas Rommy Supit: Panglima Tinggi Barisan Serdadu Budaya (Baserbu).

Pertemuan tersebut direncanakan sebagai agenda silaturahmi budaya antara dua kedaulatan adat besar di Sulawesi, yakni Tolaki dan Minahasa. Pertemuan ini diharapkan mampu menjadi simbol harmonisasi kekayaan tradisi yang tetap terjaga di tengah modernitas.

Benteng persatuan di tengah isu global, inisiatif ini muncul di tengah situasi global yang cukup dinamis. Menanggapi isu konflik di Timur Tengah yang kerap ditarik ke ranah sensitif seperti isu SARA khususnya agama di masyarakat bawah.

Fokus utama gerakan ini yaitu memperkuat NKRI yakni memastikan masyarakat adat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa. Kemudian menjaga marwah Sumpah Pemuda dengan merefleksikan kembali semangat JSI yang digagas oleh para pendahulu demi persatuan Indonesia.

Selain itu sebagai perekat hubungan sosial masyarakat dengan menjadikan JSI sebagai rumah bersama bagi angkatan muda Sulawesi untuk berinteraksi secara sehat dan produktif.

“Wadah Jong Celebes Indonesia diharapkan mampu menjadi perekat hubungan sosial bagi seluruh angkatan muda di Sulawesi, memastikan bahwa perbedaan adat adalah kekuatan, bukan pemisah,” pungkas Stenly Diover.

Dengan semangat kebersamaan ini, Formakom Indonesia dan BMI bertekad untuk selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan leluhur sekaligus menjadi pilar stabilitas sosial di wilayah Sulawesi , dan Masyarakat adat akan menjadi benteng terdepan penjaga NKRI. (cs)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *