iklan cs 970x250
DAERAH

AMBA Sultra Menolak Segala Bentuk Ideologi yang Bertentangan dengan Pancasila

156
×

AMBA Sultra Menolak Segala Bentuk Ideologi yang Bertentangan dengan Pancasila

Sebarkan artikel ini
Pengurus AMBA Sultra menolak segala bentuk ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, Minggu (9/3/2025)

KENDARI, Cerminsultra.com – Angkatan Muda Bumi Anoa (AMBA-SULTRA) menyatakan menolak segala bentuk penyebaran ideologi dan falsafah yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Hal itu disampaikan pengurus AMBA Sultra usai menggelar kegiatan bagi takjil yang dilangsungkan di seputaran Eks MTQ Kota Kendari pada Minggu 99/3/2025).

Dalam kesempatan itu Ketua Yayasan AMBA-SULTRA, Stenly Diover, mengajak generasi muda untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun daerah dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Marilah kita bersatu dalam perbedaan, karena keberagaman adalah kekuatan dalam membangun daerah kita dan juga negara yang kita cintai ini. Salam Satu Sultra!” ujar Stenly Diover.

Selain itu dalam momentum Ramadhan 1446 H ini memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tenggara.

Senada dengan itu, Syaifullah Sanib, Ketua Divisi Sosial AMBA-SULTRA, menegaskan komitmen organisasi dalam membangun silaturahmi dan bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial, terutama dalam mengisi bulan suci Ramadhan.

“Kami akan terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan menjadikan setiap momentum sebagai wadah untuk mensosialisasikan pentingnya persatuan. Kami menolak segala bentuk penyebaran ideologi dan falsafah yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945,” tegasnya.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat spiritual religius bagi pemuda-pemudi Sulawesi Tenggara dalam menjalankan ibadah puasa serta memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.

Dengan semangat Ramadhan, AMBA-SULTRA terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa dari paham-paham yang bertentangan dengan dasar negara. (mm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *