iklan cs 970x250
NASIONAL

Permintaan Maaf Kapolri dan Kapolda Metro Atas Insiden Rantis Brimob Lindas Ojol hingga Tewas

80
×

Permintaan Maaf Kapolri dan Kapolda Metro Atas Insiden Rantis Brimob Lindas Ojol hingga Tewas

Sebarkan artikel ini
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai menemui keluarga korban ojol tewas dilindas Brimob di RSCM, Jakarta, Jumat (29/8/2025) dini hari.(Kompas.com/Ridho Danu Prasetyo)

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob melindas pengemudi ojek online ojol bernama Affan Kurniawan (21) hingga tewas di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2025).

“Saya sampaikan ucapan duka cita mendalam kepada almarhum Affan dan juga tentunya, kepada seluruh keluarga. Tadi kami menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf dari institusi kami atas musibah yang terjadi,” ucap Listyo kepada wartawan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) dini hari.

Listyo mengatakan, dirinya sudah menemui keluarga Affan untuk menyampaikan permintaan maaf dan bela sungkawa secara langsung.

Selain itu, ia juga telah bertemu dengan sejumlah tokoh yang ada di lingkungan tempat tinggal korban.

“Kami tadi juga bertemu dengan lingkungan, ada RT, ada pengurus masjid, ada RW,” katanya.

Dia mengaku sangat menyesali insiden yang menimpa Affan sampai akhirnya membuat korban kehilangan nyawa.

Kapolda Metro minta maaf

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang menewaskan Affan.
“Saya atas nama pimpinan Polda Metro dan juga atas nama kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam,” jelas Asep dalam konferensi pers di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Selain meminta maaf, Asep juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga Affan.

Ia mengatakan telah bertemu dengan pihak keluarga Affan dan diterima dengan baik.

“Kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga dan almarhum,” jelas Asep.

7 polisi ditangkap

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim mengatakan, tujuh polisi ditangkap terkait kasus rantis Brimob yang melindas Affan hingga tewas.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan sejumlah 7 orang,” kata Abdul Karim di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis malam.

Ketujuh polisi tersebut adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J.

Sejauh ini, mereka yang terlibat dalam kasus tersebut tengah menjalani pemeriksaan oleh Divpropam Mabes Polri dan Propam Mako Brimob.

“Dan pemeriksaannya dilaksanakan di Kwitang karena anggota tersebut satuannya adalah Brimob Polda Metro Jaya. Jadi saat ini 7 orang tersebut sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan,” ujar Abdul Karim.

Dalami peran 7 polisi yang ditangkap

Abdul Karim mengatakan, pihaknya masih mendalami peran tujuh polisi yang telah ditangkap.

Sampai saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan siapa yang mengemudikan rantis tersebut saat melindas Affan.

“Kita masih dalami perannya, dalam rangka pemeriksaan. Belum tahu siapa yang menyetir, tapi yang jelas tujuh orang ini ada dalam satu kendaraan,” ujar Abdul Karim di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis malam.

Rantis Brimob lindas driver ojol

Dalam sebuah video amatir yang beredar di media sosial, mobil rantis bertuliskan Brimob tampak melaju cepat saat warga tengah berhamburan.

Mobil lapis baja itu lantas melindas seorang pengendara ojek online yang tengah berusaha lari dari kerumunan.

Peristiwa itu membuat massa yang semula bubar kembali mengerubungi mobil rantis.

Meski begitu, kendaraan tersebut tetap melaju dan meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban.

Massa pun geram dan memukuli mobil milik Korps Brimob itu, sebagian massa bahkan mengejar mobil tersebut. (kompas.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *