KENDARI, Cerminsultra.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IV Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan tidak ditemukan indikasi pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut.
Kesimpulan ini diperoleh setelah investigasi bersama yang melibatkan Pertamina, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Polda Sultra, dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra.
Ketua DPC IV Hiswana Migas Sultra, Rachman, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan BBM yang disalurkan ke masyarakat telah sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. “Intinya tadi sudah dilakukan investigasi, dan tidak terbukti adanya pengoplosan. BBM yang dikirim sudah sesuai standar,” jelasnya.
Untuk masyarakat yang masih memiliki keraguan, Rachman menyarankan agar menghubungi Call Center Pertamina di 135 atau menyampaikan keluhan melalui kotak aduan yang telah disediakan di semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). “Kami juga menginstruksikan seluruh SPBU untuk membuka kotak aduan agar masyarakat dapat menyampaikan keluhan dengan lebih mudah,” tambahnya.
Rachman juga menghimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang, karena seluruh SPBU telah kembali beroperasi secara normal. “Pertamina senantiasa berkomitmen menjaga kualitas BBM. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir, dan distribusi BBM sudah kembali berjalan seperti biasa,” pungkasnya.
DPC IV Hiswana Migas Sultra berharap masyarakat dapat terus menggunakan BBM sesuai kebutuhan tanpa adanya kekhawatiran terkait isu yang beredar. Jika masih ada yang merasa dirugikan, mereka bisa langsung menghubungi SPBU terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. (hj)






