iklan cs 970x250
DAERAH

Viral Istri Beri Karangan Bunga ‘Pelakor’, Labrak Mahasiswi Saat Wisuda di Kendari

123
×

Viral Istri Beri Karangan Bunga ‘Pelakor’, Labrak Mahasiswi Saat Wisuda di Kendari

Sebarkan artikel ini
Heboh, Karangan Bunga Bernada Sindiran ‘Hiasi’ Wisuda Kampus di Kendari. Foto: istimewa

KENDARI – Viral mahasiswi dikirimi karangan bunga ‘ pelakor ’ saat prosesi wisuda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Wisuda tersebut digelar salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) ternama di ibu kota Provinsi Sultra ini.

Karangan bunga terpasang di depan dan pelataran hotel berbintang yang menjadi lokasi wisuda.

Dua karangan bunga bertulis kata tudingan ‘pelakor’ disertai nama dan foto sosok wisudawati yang dituding.

Karangan bunga satunya bertulis ucapan ‘Turut Berduka Cita’ disertai kalimat bernada sindiran.

Satu karangan bunga lainnya berisi ucapan ‘Selamat dan Sukses Sarjana Magister Managemen’ yang sudah diplesetkan artinya.

Foto-foto penampakan karangan itupun diunggah sejumlah akun media sosial (medsos).

Dalam video viral yang diterima TribunnewsSultra.com, sosok istri berinisial RSK itu juga melabrak TA saat prosesi wisudanya.

Terlihat wisudawati diduga TA berjalan di bagian belakang ballroom setelah menerima ijazah di dalam map hitam.

Wanita itupun terus membuntuti sembari merekamnya.

“Kasihannya ini pelakor, tidak ada malunya ini perempuan, ih ngerinya ini pelakor dia wisuda, da ambil suaminya orang,” katanya.

Wanita itupun menarik sang wisudawati yang juga mencoba terus berjalan tanpa mempedulikannya.

“Ih kenapa ini saya tidak tahu,” ujar sang wisudawan saat ditarik oleh sang wanita dari belakang.

Sempat terjadi keributan antarkedua wanita di bagian belakang kursi wisudawan, sebelum akhirnya dilerai tetamu lainnya.

Saat dihubungi wartawan TribunnewsSultra.com, RSK, menuding TA sudah menjalin asmara dengan suaminya selama 4 tahun.

Dari hubungan tersebut keduanya pun disebutkan sudah dikaruniai seorang anak.

“Kurang lebih empat sampai lima tahun mereka berhubungan, tapi ini perempuan sering mi ditinggalkan, tapi datang lagi menjadi pelakor,” kata RSK

“Ada buku nikah palsu mereka beli, mereka berzina tanpa status,” jelasnya menambahkan.

RSK mengungkap dirinya menikah dengan sang suami yang merupakan sosok penambang sejak tahun 2006.

Meskipun sempat bercerai tahun 2024, keduanya kembali rujuk dan menikah resmi pada tahun 2025.

“Saya menikah dengan suamiku tahun 2006, kami sempat cerai tahun 2024, namun kami kembali menikah resmi tahun 2025,” ujarnya.

TribunnewsSultra.com masih mencoba menghubungi TA yang kabarnya akan memberikan keterangan resmi terkait viralnya foto dan video tersebut.

Salah satu rekan TR membenarkan kejadian itu.

TR yang tidak terima dengan perlakuan RSK bahkan berencana melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Sudah resmi cerai tapi istrinya tidak terima diceraikan. Sehingga istri pertama marah dan memviralkan istri kedua. Makanya mau melapor,” katanya. (tribunnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *