KENDARI, Cerminsultra.com – Sebanyak 14 bangunan yang terdiri dari 4 gudang dan 10 kios di kawasan padat bangunan Jalan Pembangunan, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari pada Sabtu (17/1/2026) malam, ludes terbakar.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 21.00 Wita. Kobaran api yang membumbung tinggi sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.
Sejumlah warga berupaya menyelamatkan barang dagangan mereka, sementara warga lainnya mendatangi Pos Pemadam Kebakaran di Lapangan Benubenua, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, untuk melaporkan kejadian tersebut.
Menindaklanjuti laporan warga, Damkarmat Kota Kendari mengerahkan tujuh unit armada pemadam kebakaran ke lokasi.
Satu unit mobil pemadam dari Pos Benubenua tiba lebih awal, disusul 4 unit armada dari kantor pusat Damkarmat di Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia sekitar 15 menit kemudian. Beberapa unit lainnya turut menyusul ke lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, api diduga kuat berasal dari salah satu warung makan yang berada di samping gudang penyimpanan.
Karena mayoritas bangunan di area tersebut bersifat semi-permanen dan berbahan kayu, api dengan cepat menjalar dan melahap bangunan di sekitarnya.
Proses pemadaman berlangsung dramatis dan melibatkan koordinasi lintas sektor, termasuk bantuan suplai air dari pihak Kepolisian, TNI, komunitas SAR, serta Komunitas Tower.
Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah tim melakukan proses pendinginan hingga pukul 00.40 WITA. Beruntung, koordinasi yang cepat antar instansi memastikan api tidak merembet lebih luas ke pemukiman padat lainnya.
Berdasarkan data yang dihimpun petugas di lapangan, terdapat 14 pemilik bangunan yang terdampak musibah ini. Rincian bangunan yang hangus terbakar meliputi:
Kadis Damkarmat Kota Kendari, Drs. Ahriawandy Effendy, melalui laporan resminya mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
“Kerugian diperkirakan Rp5 miliar,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, Ahriawandy Effendy.
“Kami meminta warga untuk rutin mengecek instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kerja sama antara masyarakat, PLN, dan petugas dalam menanggulangi keadaan darurat,” tambahnya. (cs)






