iklan cs 970x250
DAERAH

Kapolda Sultra Ajak Wujudkan Lingkungan Aman dan Ramah Anak di Moment Peringatan Hari Anak Nasional 2026

6
×

Kapolda Sultra Ajak Wujudkan Lingkungan Aman dan Ramah Anak di Moment Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Polda Sulawesi Tenggara memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan menggelar upacara di Lapangan Apel Presisi Mapolda Sultra, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. itu menjadi momentum memperkuat komitmen dalam melindungi hak-hak anak serta membangun generasi masa depan yang berkualitas.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan slogan “Lindungi Teman, Berbeda Itu Biasa, Berteman Itu Luar Biasa, Setara Tanpa Kekerasan”, upacara diikuti Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., Irwasda, para pejabat utama, personel Polri, ASN, serta murid-murid TK Kemala Bhayangkari yang turut memeriahkan kegiatan.

Dalam amanatnya, Kapolda Sultra menegaskan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga, dididik, dan dilindungi sejak dini. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan Indonesia dimulai dari pemenuhan hak-hak anak dan penciptaan lingkungan yang aman serta mendukung tumbuh kembang mereka.

“Anak-anak hari ini adalah calon pemimpin bangsa di masa depan. Karena itu, setiap bentuk perhatian, pendidikan, dan perlindungan yang diberikan kepada mereka merupakan investasi yang sangat berharga bagi kemajuan Indonesia,” ujar Himawan.

Ia menekankan bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter anak melalui pola pengasuhan yang penuh kasih sayang dan dukungan emosional. Di sisi lain, sekolah dan lingkungan masyarakat juga harus menjadi ruang yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi.

Kapolda juga mengingatkan bahwa Indonesia tengah menghadapi bonus demografi, sehingga kualitas sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak usia dini. Menurutnya, pembinaan karakter, pendidikan, dan pengembangan kompetensi anak menjadi kunci untuk melahirkan generasi yang mampu bersaing di masa depan.

“Kesuksesan membangun generasi unggul tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat agar anak-anak memperoleh kesempatan berkembang secara optimal,” katanya.

Usai pelaksanaan upacara, suasana hangat terlihat ketika Kapolda bersama Wakapolda dan jajaran pejabat utama menyapa murid-murid TK Kemala Bhayangkari yang hadir. Anak-anak juga menerima bingkisan sebagai bentuk perhatian sekaligus upaya mempererat kedekatan Polri dengan generasi penerus sejak usia dini.

Salah seorang orang tua murid, Sahwa (29), mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi seremoni, tetapi mampu mendorong seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak. (fajar.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *