KENDARI, Cerminsultra.com – Angkatan Muda Tolaki (AMT) Tegas Menolak Hadirnya Ormas Yang menyebarkan Faham radikalisme dan Intoleransi di kalangan masyarakat Tolaki
Sikap tersebut menjadi bentuk kepedulian AMT terhadap pentingnya menjaga kerukunan, persatuan, serta keharmonisan di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang suku, agama, dan budaya yang beragam.
Ketua Angkatan Muda Tolaki Sultra, Muh Akbar Liambo, menyatakan, penyebaran paham radikal dan intoleran berpotensi mengganggu kehidupan sosial masyarakat apabila tidak disikapi secara bijak. Karena itu, setiap organisasi yang hadir di tengah masyarakat diharapkan mampu membawa nilai-nilai positif, memperkuat persaudaraan, serta menghormati keberagaman.
”Saya menegaskan bahwa masyarakat Tolaki perlu menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang selama ini menjadi fondasi kehidupan sosial, termasuk semangat kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga kedamaian,” katanya.
Ketua, AMT juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mencegah penyebaran paham yang bertentangan dengan semangat toleransi dan persatuan.
”Kehidupan bermasyarakat harus dibangun atas dasar penghormatan terhadap perbedaan, bukan melalui penyebaran kebencian maupun sikap yang dapat memecah belah masyarakat,” jelasnya.
AMT mengajak seluruh masyarakat Tolaki untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai narasi yang berpotensi menimbulkan konflik sosial. (cs)
Angkatan Muda Tolaki Tolak Penyebaran Faham Radikalisme dan Intoleransi






