iklan cs 970x250
Tak Berkategori

Masyarakat Abeli Kota Kendari Menolak Penangkapan Ikan dengan Bahan Peledak

363
×

Masyarakat Abeli Kota Kendari Menolak Penangkapan Ikan dengan Bahan Peledak

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Kecamatan Abeli, Kota Kendari menolak penggunakan bom ikan.

KENDARI, Cerminsultra.com – Masyarakat Kecamatan Abeli, Kota Kendari dengan tegas menolak penangkapan ikan dengan menggunakan bahan berbahaya khususnya bom ikan.

Mereka juga meminta Pemerintah Provinsi Sultra bersama aparat penegak hukum untuk meningkatkan penagawasan atau patroli di wilayah perairan Sultra termasuk melakukan penindakan terhjadap para pelaku sesuai hukum berlaku.

“Kami juga meminta agar dilakukan pengawasan ketat di seluruh wilayah perairan Sultra untuk mencegah penangkapan ini menggunakan bahan berbahaya,” kata mereka dalam sebuah rilis yang disampaikan ke media ini, Jumat (19/9/2025).

Menurut mereka, bahwa penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak, dampaknya tidak hanya merusak terumbu karang tapi juga mengancam keselamatan diri sendiri bahkan orang lain.

Efek penggunaan bom ikan juga dapat mengancam kepunahan jenis ikan tertentu, karena ikan kecil hingga besar ikut mati akibat ledakan.

“Ini juga yang perlu dikhawatirkan, kalau terumbu karang rusak, maka populasi ikan dapat terganggu, karena tempat ikan-ikan itu sudah rusak karena bom,” ujarnya.

Terkait dengan itu, masyarakat sangat berharap agar selalu dilakukan sosialisasi, pengawasan yang ketat yang di laut sampai dengan penegakan hukum.

“Ini harus dilakuan mulai sekarang dan yang paling penting serius, ini demi anak cucu kita di masa yang akan datang,” ujar mereka. (cs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *